PENGANTAR KECERDASAN BUATAN
KECERDASAN BUATAN
H.A.Simon (1987) :" kecerdasan buatan (artifical intelligence) merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemograman komputer untuk melakukan suatuhal yang dalam pemandangan manusia adalah cerdas.
Cerdas = memiliki pengetahuan + pengalaman, penalaran . (bagai mana bagai mana membuat keputusan dan mengambil tindakan ), moral yang baik.
Ada 2 bagian utama yang di butuhkan dalam membuat aplikasi kecerdasan buatan :
a. basis pengetahuan (knowledge base) : berisi fakta-fakta teori pikiran dan hubungan antar satu dan lainya .
b. motor inferensi (inference engine) kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengetehuan.
program kecerdasan buatan dapat ditulis dalam dalam semua bahasa komputer, baik dalam bahasa C, paskal, basic, dan bahasa pemograman lainya. tetapi dalam perkembangan selanjutnya, di kembangkan bahasa pemograman yang khusus untuk aplikasi kecerdasan buatan yaitu LISP dan PROLOG.
SEJARAH KECERDASAN BUATAN
.Tahun 1950-an Alan Turing ,seorang pionir Al ahli
matematika inggris melakukan percobaan Turing (Turing test) yaitu sebuah
komputer melalui terminal ditempatkan pada jarak jauh. Di ujung yang satu ada
terminal dengan softwere Al dan diujung lain ada sebuah terminal dengan seorang
oprator. Oprator itu tidak mengetahui
kalau diujung terminal lain di pasang softwere
PERBEDAAN KECERDASAN BUATAN DAN
KECERDASAN ALAMI
- Kelebihan kecerdasan buatan
- Lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami bisa berubah sifat manusia pelupa. Kecerdasan buatan tidak berubah selama sistem komputer dan program tidak mengubahnya.
- Lebih mudah diduplikasikan dan disebarkan. Mentransfer pengetahuan manusia dari 1 orang ke orang lain membutuhkan proses yang sangat lama dan keahlian tidak akan pernah dapat diduplikasikan dengan lengkap. Jadi jika pengetahuan terletak pada suatu sistem komputer, pengetahuan tersebut dapat disalin dari komputer tersebut dan dapat dipindahkan dengan mudah ke komputer yang lain.
- Lebih mudah. Menyediakan layanan komputer akan lebih mudah dan murah dibandingkan mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat lama.
- Bersifat konsisten dan teliti karena kecerdasan buatan adalah bagian dari teknologi komputer sedangkan kecerdasan alami senantiasa berubah-ubah.
- Dapat didokumentasikan dengan mudah dengan cara melacak setiap aktivitas dari sistem tersebut. Kecerdasan alami sangat sulit untuk direproduksi.
- Dapat mengerjakan beberapa task lebih cepat dan alami baik dibandingkan manusia
- Kelebihan kecerdasan alami
- Kreatif : manusia memiliki kamempuan untuk menambah pengetahuan, sedangkan pada kecerdasan buatan untuk menambah pengetahuan harus dilakukan melalui sistem yang dibangun.
- Memungkinkan orang untuk menggunakan pengalaman atau pembelajaran secara langsung. Sedangkan pada kecerdasan buatan harus mendapat masukan berupa input-input simbolik.
- Pemikiran manusia dapat digunakan secara luas, sedangkan kecerdasan buatan sangat terbatas.
KECERDASAN
BUATAN PADA APLIKASI KOMERSIAL
Lingkup
utama kecerdasan buatan :
1. Sistem
pakar (expert system) : komputer sebagai sarana untuk menyimpan pengetahuan
para pakar sehingga komputer memiliki keahlian menyelesaikan permasalahan
dengan meniru keahlian yang dimiliki pakar.
Diagnosa
Penyakit THT
Apakah Anda
demam (Y/T) ? y
Apakah Anda
sakit kepala (Y/T) ? y
Apakah Anda
merasa nyeri pada saat berbicara atau menelan (Y/T) ? y
Apakah Anda
batuk (Y/T) ? y
Apakah Anda
mengalami nyeri tenggorokan (Y/T) ? y
Apakah
selaput lendir Anda berwarna merah dan bengkak (Y/T) ? y
Penyakit
Anda adalah TONSILITIS
Ingin
mengulang lagi (Y/T) ?
2.
Pengolahan bahasa alami (natural language processing) : user dapat
berkomunikasi dengan komputer menggunakan bahasa sehari-hari, misal bahasa
inggris, bahasa indonesia, bahasa jawa, dll, contoh :
- pengguna
sistem dapat memberikan perintah dengan bahasa sehari-hari, misalnya, untuk
menghapus semua file, pengguna cukup memberikan perintah ”komputer, tolong
hapus semua file !” maka sistem akan mentranslasikan perintah bahasa alami
tersebut menjadi perintah bahasa formal yang dipahami oleh komputer, yaitu
”delete *.* <ENTER>”.
- Translator
bahasa inggris ke bahasa indonesia begitu juga sebaliknya,dll, tetapi sistem
ini tidak hanya sekedar kamus yang menerjemahkan kata per kata, tetapi juga
mentranslasikan sintaks dari bahasa asal ke bahasa tujuan
- Text
summarization : suatu sistem yang dapat membuat ringkasan hal-hal penting dari
suatu wacana yang diberikan.
3.
Pengenalan ucapan (speech recognition) : manusia dapat berkomunikasi dengan
komputer menggunakan suara.
Contoh :
- memberikan
instruksi ke komputer dengan suara
- alat bantu
membaca untuk tunanetra, mempunyai masukan berupa teks tercetak
(misalnya
buku) dan mempunyai keluaran berupa ucapan dari teks tercetak yang diberikan.
PENGENAL
KARAKTER
- Telpon
untuk penderita bisu-tuli
Alat untuk
tuna wicara
- konversi
dari SMS (Short Message System) ke ucapan sehingga pesan SMS dapat didengar.
Dengan demikian memungkinkan untuk mendengar pesan SMS sambil
melakukan
aktivitas yang menyulitkan untuk membacanya, seperti mengendarai mobil.
4. Robotika
& sistem sensor
- Sistem
sensor pada mesin cuci yaitu menggunakan sensor optik, mengeluarkan cahaya ke
air dan mengukur bagaimana cahaya tersebut sampai ke ujung lainnya. Makin
kotor, maka sinar yang sampai makin redup. Sistem juga mampu menentukan jenis
kotoran tersebut daki/minyak.Sistem juga bisa menentukan putaran yang tepat
secara otomatis berdasarkan jenis dan banyaknya kotoran serta jumlah yang akan
dicuci.
- Robotika
5. Computer
vision : menginterpretasikan gambar atau objek-objek tampak melalui komputer
6.
Intelligent computer-aided instruction : komputer dapat digunakan sebagai tutor
yang dapat melatih & mengajar
Contoh :
Learn to speak English
7. Game
playing
1997, Deep
Blue mengalahkan Garry Kasparov, the World Chess Champion
Deep Blue
chess machine menggunakan komputer IBM, dibuat tahun 1990-an oleh Hsu,
Campbell, Tan, Hoane, Brody, Benjamin
Deep Blue
mampu mengevaluasi 200juta posisi bidak catur /detik
SOFT
Computing
Soft
computing merupakan inovasi baru dalam membangun sistem cerdas yaitu sistem
yang memiliki keahlian seperti manusia pada domain tertentu, mampu beradaptasi
dan belajar agar dapat bekerja lebih baik jika terjadi perubahan lingkungan.
Soft computing mengeksploitasi adanya toleransi terhadap ketidaktepatan,
ketidakpastian, dan kebenaran parsial untuk dapat diselesaikan dan dikendalikan
dengan mudah agar sesuai dengan realita (Prof. Lotfi A Zadeh, 1992).

Komentar
Posting Komentar